Ad Code

Responsive Advertisement

PT Kimia Farma Diagnostika Vaksinasi 14.800 Karyawan BP Indonesia di Kilang Tangguh LNG


Ilustrasi, sumber foto: wahananews.co


Glx Tangkas - PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) memvaksinasi 14.800 karyawan BP Indonesia di Kilang Tangguh LNG, Papua Barat. Vaksinasi dilakukan secara bertahap mulai dari 2.000 karyawan di batch pertama, untuk karyawan yang bekerja di Kilang Tangguh LNG, Teluk Bintuni, Papua Barat. Langkah ini diambil agar produktivitas atau proses produksi tidak terganggu.


“Kenapa 2.000 karyawan? Saya sudah jelaskan tantangannya adalah bagaimana mengatur ritme penyuntikan atau vaksinasi tanpa mengganggu produktivitas dari kegiatan ataupun proses produksi yang ada di Kilang Tangguh,” kata Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Kimia Farma Diagnostika, Agus Candra, dikutip dari ANTARA, Senin (21/6/2021).


Alasan lainnya, Kilang Tangguh LNG merupakan proyek strategis nasional yang tidak bisa berhenti berproduksi, karena memasok gas untuk PLTGU di wilayah Indonesia serta kebutuhan ekspor ke beberapa negara.


Menggunakan vaksin gotong royong


KFD memvaksinasi 14.800 pegawai BP Indonesia menggunakan vaksin gotong royong yang ditetapkan pemerintah yaitu Sinopharm.


“Untuk jenis vaksinnya adalah Sinopharm, yang mana vaksin ini merupakan vaksin untuk vaksinasi gotong royong yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” kata Direktur Utama Kimia Farma Apotek, Nurtjahjo Walujo Wibowo.


KFD mampu menangani distribusi dan penyuntikan vaksin ke Indonesia bagian timur


Vaksinasi di Kilang Tangguh LNG telah berlangsung sejak 13 Juni 2021 dan masih berlangsung, yang juga merupakan bagian dari program vaksinasi gotong royong yang diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 18 Mei 2021.


KFD sebagai anak perusahaan PT Kimia Farma Tbk, merupakan bagian dari Holding Farmasi yang mampu menangani distribusi dan penyuntikan vaksin ke Indonesia bagian timur yaitu ke lokasi Kilang Tangguh LNG yang dioperasikan oleh BP Indonesia di Teluk Bintuni, Papua Barat.


Selain itu, tim KFD juga akan melayani sekitar 14.000 pegawai BP Indonesia sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pertama di kawasan timur Indonesia yang menerima alokasi vaksin gotong royong.


BP Indonesia mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap Pemerintah Indonesia


Vice President BP Indonesia Hardi mengatakan, kegiatan vaksinasi yang dilakukan di Lapangan Tangguh menargetkan 14.800 pekerja untuk kegiatan operasi, proyek dan pengeboran. Dengan dilaksanakannya vaksinasi gotong royong tersebut, beliau menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Indonesia.


Selain itu, ia juga bersyukur hingga saat ini telah berhasil melaksanakan langkah awal program vaksinasi di Kilang Tangguh yang sebenarnya sudah dimulai beberapa bulan lalu.


Post a Comment

0 Comments