Sumber : Istimewa
Glx Tangkas - Busan International Film Festival (BIFF) 2021 akan digelar bulan depan. Empat film Indonesia terpilih dan akan diputar di ajang bergengsi tersebut.
Empat film Indonesia yang akan diputar di BIFF 2021 salah satunya Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Sebelumnya, film arahan sutradara Edwin ini juga telah dipastikan akan diputar di TIFF (Toronto International Film Festival) 2021 dengan judul internasional Vengeance is Mine, All Others Pay Cash.
Selain Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas juga memenangkan Festival Film Locarno. Dalam ajang ini, film ini meraih penghargaan tertinggi dan menjadi penghargaan pertama bagi sutradara Indonesia di festival film tersebut.
Bersama Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas juga akan menayangkan Yuni, film pendek Laut Memanggilku, dan Penyalin Cahaya di Busan International Film Festival 2021.
Yuni juga sebelumnya telah dipastikan akan tayang di TIFF 2021 dan bersaing di Profram Platform dengan tujuh film dari negara lain. Kamila Andini berkolaborasi dengan produser Ifa Isfansyah dalam film Yuni.
Film Yuni diproduksi oleh Fourcolors Films bekerja sama dengan Akanga Film Asia Singapura, Manny Films Perancis, dan Torino Film Lab. Film ini juga jadi salah satu film yang mendapat dukungan untuk Distribusi Internasional Direktorat PMMB Kemendikbud Ristek Republik Indonesia dalam Program Pendukungan Film Indonesia.
Sementara itu, film pendek Laut Memanggilku diproduseri oleh Mandy Marahimin. Film ini menampilkan kisah kerinduan seorang anak. Menurut sutradara Tumpal Tampubolon, film Laut Memanggilku lahir dari rasa kehilangan hal-hal sederhana yang diambil sebagian orang akibat pandemi Covid-19.
"Film ini lahir dari rasa kehilangan akan hal-hal sederhana yang telah dirampas dari kita oleh pandemi ini; jabat erat, rangkulan, pelukan, ciuman. Melalui film ini saya memikirkan ulang makna dari sentuhan, bagaimana selama ini sentuhan dari orang-orang dan makhluk hidup lainnya, telah membentuk, merawat, mengobati, dan menemani saya. Saya belajar bahwa saya tidak sendirian," katanya tentang inspirasi dari Laut Memanggilku dalam rilis yang diterima awak media.
Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja juga telah dikabarkan masuk ke seleksi BIFF 2021 di program New Currents. Film ini menjadi wakil film Indonesia ketiga yang lolos dalam program tersebut setelah Babi Buta Yang Ingin Terbang karya Edwin (2008) dan The Mirror Never Lies karya Kamila Andini (2011).
Film-film ini diperkirakan akan tayang di bioskop Indonesia pada akhir 2021. Mengingat mulai 16 September 2021 bioskop di Indonesia sudah buka kembali usai PPKM Darurat diberlakukan.
Situs Bola Tangkas Online | Agen Bola Tangkas | Judi Bola Tangkas Terpercaya | Glx Tangkas

0 Comments