Ronaldo. Sumber foto: bolaskor.com
Glx Tangkas - Juventus yang saat ini sedang terpuruk di zona degradasi Liga Italia. Situasi tersebut bisa beda andai gol Cristiano Ronaldo saat di laga terakhir bersama Juventus tidak dianulir oleh wasit.
Ronaldo telah pergi meninggalkan Juventus menuju Manchester United pada akhir bulan Agustus 2021. Striker berusia 36 tahun itu sempat tampil sebagai pemain pengganti saat Juventus melawan Udinese pada pekan pertama di Liga Italia 2021/2022.
Ronaldo yang saat itu sempat akan mencetak gol di menit injury time lewat sundulan. VAR kemudian telah menganulir gol tersebut karena bagian lengan Ronaldo saat itu dinyatakan dalam posisi offside.
Juventus pada akhirnya harus puas bermain imbang 2-2 setelah akhirnya sempat unggul dengan skor 2-0. Ronaldo setelah itu tidak pernah lagi bermain untuk Juventus.
Si Nyonya Tua yang kian semakin terpuruk selepas kepergian Ronaldo. Juventus yang harus kalah 0-1 dari Empoli, tumbang 1-2 melawan Napoli, dan hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan AC Milan gegara kebobolan lewat gol yang seharusnya bisa diantisipasi dengan baik.
Juventus saat ini masuk zona degradasi setelah duduk di urutan ke-18 dengan dua poin. Ini adalah start yang terburuk Juventus dalam 60 tahun terakhir.
Bek Juventus, Danilo, juga telah menyebut bahwa Juventus saat ini sedang bermasalah terkait mental. Kehilangan Ronaldo yang terbilang selaku mesin gol Juventus dalam tiga musim terakhir mungkin salah satu faktor.
Jika bisa menang di pertandingan pembuka melawan Udinese, Juventus saat ini mungkin tidak seburuk ini meski Ronaldo tetap bakal pergi. Kemenangan atas Udinese setidaknya bisa menghindari para pemain Juventus saat dalam situasi tertekan dan akan tetap percaya diri mampu menang tanpa Ronaldo.
Mantan pemain Juventus, Fabrizio Ravanelli, menyebut saat ini situasi seperti gelas setengah penuh. Artinya, rajanya Liga Italia itu saat ini masih punya rasa optimis yang tinggi untuk segera bangkit.
"Jika kami telah menganalisis performa kemarin, gelasnya setengah penuh. Seperti yang saya katakan, tim yang berkembang dan melawan Milan hanya kebobolan satu gol karena kesalahan tendangan bebas (Manuel) Locatelli. Itu bisa terjadi," kata Ravanelli seperti dikutip dari Tuttomercatoweb.
Juventus selanjutnya melawan Spezia, di hari Rabu (22/9/2021) malam WIB. Ini bukan pertandingan mudah, mengingat Spezia pada akhir pekan lalu baru meraih kemenangan.

0 Comments